Yen Berada di Kinerja Terbaik, Aussie Menuju Pekan Terburuk Dalam 11 Bulan

Monexnews Yen mengalami awal terbaik diantara mata uang utama lainnya sementara itu dollar Australia berada di jalur untuk penurunan satu minggu terbesar dalam 11 bulan karena gejolak di China menyebar ke pasar keuangan seluruh dunia.

Mata uang Jepang menguat setidaknya sekitar 1% terhadap 16 mata uang utama di tahun 2015 dan mencapai level terkuat dalam empat bulan terhadap dollar pada hari Kamis seiring China yang mentoleransi pelemahan yuan yang memperbaharui kecemasan perlambatan ekonomi global. Aussie turun ke level terendah sejak September karena harga komoditas ekspor negara tersebut anjlok.

Analis di Amplifying Global FX Capital di Colorado mengatakan bahwa China mungkin akan mengambil langkah untuk menstabilkan pasar mereka setelah penurunan tajam sepanjang tahun ini. Sebuah periode dari aksi hindar aset beresiko secara global kemungkinan akan membebani komoditas dan mata uang negara berkembang, dapat memperkuat yen dalam jangka pendek.

Yen menguat sebesar 2.4% pada pekan ini menjadi 117.47 per dollar pada hari ini setelah sempat menguat ke 117.33 pada hari Kamis, level terkuat sejak 24 Agustus. Mata uang Jepang telah menguat 2% terhadap euro dalam lima hari terakhir menjadi 128.54. Yen hanya sedikit berubah terhadap euro pada hari Jumat.

Mata uang Australia merosot 3.9% pada pekan ini menjadi $0.7003, ini adalah penurunan terbesar sejak pekan yang berakhir 23 Januari 2015. Aussie turun ke $0.6981 pada hari Kamis, itu adalah level terendah sejak 29 September.

Post Terkait