Wih, Transaksi Harian Capai 6,58% Buat IHSG Naik 0,66% Selama Sepekan

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang pekan periode 18 hingga 22 September 2017 mengalami kenaikan 0,66% ke posisi 5.911,70. Angka tersebut dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di posisi 5.872,39.

Nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) ikut mengekor naik 0,66% di posisi Rp6.484,17 triliun dibandingkan pekan sebelumnya di posisi Rp6.441,05 triliun. Rata-rata volume transaksi harian BEI di sepanjang pekan ini juga mengalami kenaikan 6,58% menjadi 8,74 miliar unit saham dari 8,20 miliar unit saham.

Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian BEI sepanjang pekan ini mengalami perubahan 1,93% menjadi Rp6,59 triliun dari Rp6,72 triliun sepekan sebelumnya.

Rata-rata frekuensi transaksi harian IHSG pekan ini juga mengalami perubahan 6,78% menjadi 308,90 ribu kali transaksi dari 331,38 ribu kali transaksi sepekan sebelumnya.

Investor asing kembali mencatatkan jual bersih di sepanjang pekan ini dengan nilai Rp578 miliar. Sepanjang tahun ini investor asing mencatatkan jual bersih dengan nilai Rp8,26triliun.

Untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi terkaitPasar Modal Indonesia, BEI melakukan peresmian kembali Galeri Investasi BEI di Universitas YAPIS Papua pada Selasa (19 September 2017. Di acara tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara anak usaha BEI, The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) dengan Universitas YAPIS Papua, dan keesokan harinya, BEI kembali membuka dan meresmikan satu Galeri Investasi BEI yang ke-308 yang bertempat di STIE Jambatan Bulan Timika – Papua.

Kegiatan sosialisasi pasar modal kepada masyarakat kembali dilakukan oleh BEI melalui Kantor Perwakilan (KP) BEI di berbagai daerah. Salah satu kegiatannya seperti KP BEI Manado yang menerima kunjungan edukasi pasar modal dari guru dan siswa-siswi SMA Unklab Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, pada Rabu, 20 September 2017.

BEI juga menjadi tuan rumah bagi seminar Masa Depan Pengembangan Fintech di Indonesia yang diadakan di Main Hall BEI, Rabu, 20 September 2017. Direktur Utama BEI Tito Sulistio turut hadir.

Satu Efek Beragun Aset (EBA) dan tiga obligasi korporasi dicatatkan di BEI padapekanini di hari yang sama, Rabu, 20 September 2017. EBA Danareksa Indonesia Power PLN 1 – Piutang Usaha A (EBA Kelas A)mulai dicatatkan di BEI dengan total nominal sebesar Rp3,68 triliun.

Selanjutnya, ada pencatatan Obligasi Berkelanjutan II Tower Bersama Infrastructure Tahap III Tahun 2017 yang diterbitkan oleh PT Tower Bersama Infrastructure Tbk dengan nilai nominal sebesar Rp700miliar. Sedangkan obligasi korporasi kedua dan ketiga adalah Obligasi Berkelanjutan I Global Mediacom Tahap II Tahun 2017 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Global Mediacom Tahap II Tahun 2017 yang diterbitkan oleh PT Global Mediacom Tbk dengan nilai emisi masing-masing Rp250 miliar dan Rp150 miliar.

Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2017 adalah 64 emisi dari 48 emiten senilai Rp98,28triliun. Dengan ketiga pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 336 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp354,62 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 110 emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 94 seri dengan nilai nominal Rp2.026,79 triliun dan USD200 juta, serta 11 emisi EBA senilai Rp12,44 triliun.

Post Terkait