Waduh, Rudal Korut Bikin Investor Keluar Pasar Saham!

Ketegangan geopolitik kembali terjadi akibat ulah Korea Utara (Korut) menembakkan rudal ke Samudera Pasifik atau di lepas pantai Pulau Hokkaido. Hal itu diyakini sebagai sentimen negatif bagi investor untuk keluar dari pasar saham.

Analis Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, walaupun aksi rudal Korea Utara tak secara langsung berdampak bagi Indonesia, namun secara tidak langsung berpengaruh negatif bagi psikologis pelaku pasar.

“Secara enggak langsung iya, artinya pasar memanfaatkan sentimen negatif itu untuk keluar pasar sementara. Adanya berita itu nantinya dapat berimbas negatif ke bursa kita. Imbas negatifnya itu bukan karena khawatir rudal Korea bisa ke Indonesia,” jelasnya ketika dihubungi Okezone di Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Kata dia pelaku pasar di bursa Indonesia saat ini tengah merespons pergerakan saham yang terjadi di Asia, Eropa maupun Amerika Serikat. “Secara sentimen karena pelaku pasar yang mereka lihat kan kondisi dari bursa saham sekitarnya kan. Ketika sentimen dalam negeri minim mereka lebih perharikan sentimen global,” lanjutnya.

“(Misalnya) ketika bursa saham Asia melemah, atau pergerakan bursa saham AS dan Eropa semalam bergerak melemah karena sentimen internal mereka kita pun secara tak langsung ikut kena imbasnya. tapi imbas secara sentimen,” lanjut Reza.

Kekhawatiran terhadap rudal Korea Utara, dinilainya membuat investor melepas posisinya di pasar saham. Namun bukan berarti mereka menarik dana ke luar dari Indonesia. Tapi tetap berakibat terhadap melemahnya pergerakan saham.

“Walaupun secara riil di lapangan itu tak akan ganggu kita cuma secara sentimen akan berimbas ke market. Jadi bukan mereka perang ada anggapan Indonesia akan ikut perang juga. Kita enggak terlalu banyak terdampak cuma secara sentimen market akan bereaksi negatif,” tandasnya.

Post Terkait