Tren Kenaikan Harga Emas Ditahan Kuatnya Bursa Saham AS

Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah. Kenaikan harga emas berhenti setelah mengalami kenaikan tiga sesi berturut-turut. Berhentinya tren naiknya harga emas ini karena sebagian besar ekuitas AS yang berhasil mempertahankan penguatannya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus, turun USD1,8 atau 0,15% menjadi menetap di USD1.217,30 per ounce. Pada perdagangan bursa saham AS, Dow berada di jalur untuk meraih sebuah rekor tertinggi baru, karena komentar Ketua Federal Janet Yellen telah cukup optimis untuk mempertahankan momentum kenaikan saham-saham, sehingga membatasi kenaikan emas ketika para investor tetap hangat terhadap aset-aset berisiko.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 19,6 sen atau 1,23%, menjadi USD15,691 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun USD11,90 atau 1,29%, menjadi berakhir pada USD907,1 per ounce.

Sehari sebelumnya, kontrak emas berjangka mencatat kenaikan hari ketiga berturut-turut, mempertahankan dorongan jangka pendek mereka dari ketidakpastian politik di AS.

Meskipun pada saat bersamaan, Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengulangi kembali seruan untuk kenaikan suku bunga “bertahap” dalam kesaksiannya di Capitol Hill. Para analis mengatakan logam mulia telah menemukan dukungan sebagai investasi safe haven di tengah gejolak politik di Gedung Putih.

Post Terkait