Top! IHSG Cetak Rekor, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp6.478 Triliun

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini berhasil ditutup menguat 0,07% ke level 5.905,37 poin dibandingkan posisi di 5.900,85 poin setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertingginya sepanjang masa di 5.951,47 poin pada Rabu 4 Oktober 2017.

Penguatan IHSG pekan ini juga diikuti dengan nilai kapitalisasi pasar BEI yang tumbuh 0,08% ke posisi Rp6.478,81 triliun dari Rp6.473,35 triliun pada pekan lalu yang juga sempat menyentuh level tertingginya sepanjang masa pada Rp6.529,13 triliun pada Rabu (4/10/2017).

Rata-rata nilai transaksi harian IHSG sepanjang pekan ini mengalami perubahan 7,62 persen menjadi Rp6,42 triliun dari Rp6,95 triliun sepekan sebelumnya. Rata-rata volume transaksi harian IHSG pekan ini juga mengalami perubahan 13,78% menjadi 7,44 miliar unit saham dari 8,63 miliar unit saham pada pekan lalu.

Rata-rata frekuensi transaksi harian IHSG ikut berubah 6,03% menjadi 278,47 ribu kali transaksi dari 296,35 ribu kali transaksi sepekan sebelumnya.

Investor asing kembali melakukan aksi jual bersih di sepanjang pekan ini dengan nilai Rp3,76 triliun. Sepanjang tahun ini investor asing telah melakukan aksi jual bersih sebesar Rp14,50 triliun.

Pada pekan ini terdapat dua pencatatan saham perdana di BEI, yaitu pada Selasa (3/10/2017) PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) sebagai emiten ke-23 di tahun 2017 dan pada Kamis (5/10/2017) PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) sebagai emiten ke-24 di tahun 2017.

Pada Rabu (4/10/2017), terdapat dua pencatatan obligasi di BEI, yaitu Obligasi Berkelanjutan III Pegadaian Tahap I Tahun 2017 yang diterbitkan oleh PT Pegadaian (Persero) dengan nilai nominal sebesar Rp2,5 triliun dan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Mayapada Tahap I Tahun 2017 yang diterbitkan oleh PT Bank Mayapada Internasional Tbk dengan nilai nominal sebesar Rp1 triliun.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2017 adalah 70 Emisi dari 51 Emiten senilai Rp107,38 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 343 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp363,26 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 111 emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 94 seri dengan nilai nominal Rp2.046,93 triliun dan USD200 juta serta 10 emisi Efek Beragun Aset (EBA) senilai Rp8,68 triliun.

Post Terkait