Tips Berikut agar Tak Salah Pilih Bank, Cari Tahu Tentang Bunga Pinjaman

Bank adalah tempat yang sangat aman ketika ingin menyimpan uang. Selain sebagai tempat penyimpanan, bank juga sering kali dijadikan sebagai tempat untuk meminjam uang. Jumlah uang yang dipinjam bisa dalam skala besar maupun skala kecil. Semuanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Sebelum memutuskan untuk meminjam uang, Anda harus mengetahui variasi pinjaman yang ditawarkan oleh bank terlebih dahulu. Misalnya Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang ditawarkan oleh bank nasional maupun internasional. Semua fasilitas kredit yang tersedia didalamnya memiliki keunggulannya masing-masing. Mulai dari dana yang mudah dicairkan, bunga yang rendah, dan berapa lama jangka waktu pengembaliannya. Dengan mengetahui semua jenis produk pinjaman, Anda semakin mudah untuk mengambil keputusan menguntungkan bagi Anda.

Kebutuhan akan “pinjaman” atau “kredit” di Indonesia semakin lama semakin meningkat. Ini membuktikan bahwa masyarakat Indonesia memang sangat membutuhkan fasilitas pinjaman.

Saat ini, ada banyak bank yang menawarkan fasilitas pinjaman kepada para nasabahnya. Hal ini lantas membuat Anda bingung harus memilih bank yang mana. Kira-kira bank mana yang menawarkan fasilitas terbaik dan sesuai kebutuhan Anda? Simak cara tepat memilih bank saat melakukan pinjaman seperti berikut.

1. Ketahui Kredibilitas Bank

Sebelum melakukan pinjaman, Anda perlu mengetahui bagaimana kredibilitas bank tersebut. Cari tahu informasi lebih lanjut tentang profil bank, apakah terpercaya atau tidak. Agar semakin mudah, Anda bisa mencari tahu informasinya di internet, minta saran dari teman atau kerabat kerja, dan cari tahu dari sumber lainnya seperti catatan keuangan.

Setelah menemukan bank yang cocok, coba ukur bagaimana reputasi dari bank tersebut di masyarakat. Cara mengukurnya sangatlah gampang, Anda bisa mengetahuinya dari laporan keuangannya, berapa banyak jumlah nasabah yang dimiliki, dan berapa banyak kantor cabang yang tersebar di berbagai daerah. Hal ini memang kelihatan sedikit “ruwet”, namun wajib dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan permohonan pinjaman.

2. Ketahui Bunga Pinjaman

Bunga pinjaman adalah hal yang perlu dipertimbangkan saat ingin mengajukan pinjaman kepada bank. Setiap bank menawarkan jumlah pinjaman yang berbeda-beda. Tergantung dengan fasilitas dan pelayanan yang ditawarkan. Bank yang menawarkan bunga pinjaman yang terlalu tinggi kerap kali tidak menarik perhatian nasabah. Bagaimana tidak, bunga ini adalah jumlah yang wajib dibayarkan setiap bulannya.

Bunga yang paling rendah biasanya yang paling banyak dipilih oleh masyarakat karena dianggap menguntungkan dan dapat dijadikan sebagai solusi keuangan yang tepat. Keuntungan yang didapatkan dari bunga rendah diantaranya adalah jumlah cicilan yang semakin ringan sehingga sangat membantu dalam urusan finansial.

3. Tenggang Waktu Pinjaman

Setiap bank yang menawarkan produk pinjaman pasti memiliki syarat dan ketentuan mengenai tenggang waktu pinjaman yang beraneka ragam. Ada tiga jenis pinjaman yang tersedia, yaitu:

• Pinjaman jangka pendek adalah jenis pinjaman yang ditawarkan kepada nasabah dengan waktu pelunasan kurang dari satu tahun

• Pinjaman jangka menengah adalah jenis pinjaman yang ditawarkan dengan pelunasan satu hingga tiga tahun

• Pinjaman jangka panjang adalah jenis pinjaman yang ditawarkan dengan kurun waktu lebih dari tiga tahun dengan waktu maksimal selama lima tahun

Dengan mengetahui jenis pinjaman, Anda dengan mudah untuk mengetahui berapa jangka waktu pengembaliannya.

4. Sesuaikan dengan Kebutuhan

Semua permohonan pinjaman yang diajukan kepada bank haruslah sesuai dengan kebutuhan Anda. Dengan mengetahui kebutuhan, Anda semakin dapat memprediksi berapa jumlah pinjaman yang akan diajukan. Jangan pernah untuk mengajukan pinjaman melebihi dari jumlah yang dibutuhkan. Hal ini perlu dihindari agar proses pelunasannya juga cepat.

5. Tata Cara Pembayaran dan Denda

Melunasi pinjaman dalam waktu yang lebih cepat memang sangat baik. Namun hal ini tidak berlaku pada bank. Sewaktu ingin membayar, Anda tidak bisa melakukan pembayaran sebelum tanggal yang sudah ditetapkan. Jika hal ini terjadi, beberapa bank biasanya akan mengenakan pinalti bagi nasabahnya. Jumlah pinalti yang dikenakan biasanya bervariasi tergantung kebijakan yang ditetapkan oleh bank tersebut.

Setelah mengetahui tata cara peminjaman pada bank, diharapkan Anda tidak asal-asalan lagi ketika hendak melakukan pinjaman.

Post Terkait