Tiga Bulan Raup Laba Rp 29 T, Alibaba Ancaman Terbesar Amazon

Alibaba yang dimiliki oleh Jack Ma, salah satu orang terkaya di China, bakal menjadi saingan berat Amazon. Banyak yang mengatakan, Alibaba bakal menjadi situs belanja online terbesar di dunia.

Pada Kamis kemarin, saham Alibaba naik hampir 5% di bursa saham Wall Street, Amerika Serikat (AS). Harga saham Alibaba menyentuh tingkat tertingginya menjadi US$ 167/lembar.

Dilansir dari CNN, Jumat (18/8/2017), saat ini nilai pasar Alibaba mencapai sekitar US$ 420 miliar, atau sekitar Rp 5.586 triliun. Alibaba menempel ketat Amazon yang saat ini kapitalisasi pasarnya mencapai US$ 465 miliar.

Namun kinerja Alibaba, yang memiliki situs belanja online Taobao dan Tmall, kuat mengalahkan Amazon, karena tingginya permintaan di China. Alibaba mengatakan, total pendapatannya naik lebih dari 50% di tahun ini, karena lompatan transaksi via telepon genggam.

Sama seperti Amazon, Alibaba dibawah kendali Jack Ma, semakin memperkaya usahanya. Alibaba memiliki situs video seperti YouTube, yaitu Youku Tudou dan juga surat kabar South China Morning Post.

Alibaba pernah mengalahkan Amazon, pada September 2014 lalu, saat nilai pasarnya mencapai US$ 230 miliar. Saat itu, nilai pasar Amazon baru US$ 150 miliar.

Ekspansi Alibaba memang cukup gencar. Di Asia Tenggara, Alibaba melakukan penetrasi lewat Lazada. Jumlah kepemilikan saham Alibaba di Lazada saat ini mencapai 83%.

Kabar terakhir, Alibaba juga mau masuk Indonesia dengan membeli saham Tokopedia. Pendiri dan CEO Tokopedia, William Tanuwjiaya, mengatakan babak investasi baru yang dipimpin oleh Alibaba Grup sebesar US$ 1 miliar atau lebih dari Rp 14 triliun. Namun itu tidak berarti mengubah kepemilikan perusahaan yang dipimpinnya itu.

Bukan berarti Tokopedia jadi milik Alibaba, hanya mendapatkan investasi. Kabarnya, Alibaba hanya mendapatkan sebagian kecil saham Tokopedia.

“Pada kesempatan ini, saya ingin menekankan, menegaskan bahwa rumor semua berita tersebut adalah tidak benar,” kata William.

Pria kelahiran 18 November 1981 ini menjelaskan misi Tokopedia adalah mewujudkan pemerataan ekonomi secara digital di seluruh Indonesia. Di umur perusahaan yang baru menginjak usia ke-8, misi baru dimulai.

Post Terkait