Temui Serikat Pekerja Internasional, Freeport Diminta Jelaskan PHK Karyawan di Tambang Grasberg

PT Freeport Indonesia (PTFI) bertemu dengan perwakilan IndustriALL, yang mewakili serikat pekerja internasional. Pertemuan ini dilakukan pada Kamis 10 Agustus 2017.

Tim IndustriALL meminta untuk berdiskusi dengan PTFI terkait status sekelompok mantan karyawan di tambang Grasberg dan persoalan industrial yang telah didiskusikan oleh PTFI dan serikat pekerja selama beberapa bulan terakhir.

 PTFI hingga saat ini mempekerjakan ribuan karyawan Indonesia, banyak di antaranya berasal dari Papua, di wilayah operasinya di Papua, dan terus melakukan pelatihan ekstensif serta kualifikasi para pekerja baru di sana.

VP Corporate Communications PTFI Riza Pratama mengatakan, berkaitan dengan persoalan industrial, PTFI mengacu pada hukum dan peraturan yang mengatur hal-hal tersebut, serta Perjanjian Kerja Bersama antara serikat pekerja dan perusahaan.

Dalam hal ini, pengunduran diri merupakan konsekuensi yang disayangkan bagi sejumlah pekerja terkait absensi mereka yang berkepanjangan, kendati perusahaan telah melakukan berbagai upaya dan permintaan agar mereka kembali bekerja.

“Kami mengutamakan pentingnya memelihara dialog yang terbuka dalam semua permasalahan ketenagakerjaan dan mengutamakan kesejahteraan para pekerja kami. Kami terus berkomunikasi dengan para perwakilan pekerja dan serikat pekerja guna mendengarkan kepentingan mereka dan menyampaikan pandangan kami,” ujar Riza dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Menurutnya, PTFI terus fokus menjaga keselamatan dan motivasi para pekerja. “Dan melalui kesempatan ini kami menyampaikan rasa terima kasih kepada setiap pekerja kami atas kerja keras dan ketekunan mereka,” tukasnya.

Post Terkait