Taklukan Dolar AS, Rupiah Semakin Menguat ke Level Rp13.505/USD

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (7/11/2017) pagi. Rupiah pun masih nyaman di level Rp13.500-an per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan spot exchange rate di pasar Asia, menguat 19 poin atau 0,14% ke Rp13.505 per USD. Hari ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.493-Rp13.505 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat, Rupiah menguat 21 poin atau 0,16% menjadi Rp13.500 per USD. Dalam pantuan Yahoofinance, Rupiah bergerak dalam rentang Rp13.493 per USD hingga Rp13.523 per USD.

Sebelumnya, kurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena investor masih mempertimbangkan laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang baru dirilis.

Total lapangan pekerjaan non pertanian AS meningkat sebanyak 261.000 pada Oktober, jauh di bawah ekspektasi pasar, dan tingkat pengangguran turun tipis menjadi 4,1%, menurut Departemen Tenaga Kerja AS pada Jumat (3/11).

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,21%menjadi 94,742 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi USD1,1612 dari USD1,1608 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi USD1,3165 dari USD1,3069 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7681 dari USD0,7650.

Dolar AS dibeli 113,80 yen Jepang, lebih rendah dari 114,17 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9979 franc Swiss dari 1,0007 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2728 dolar Kanada dari 1,2760 dolar Kanada.

Post Terkait