Tahukah Anda Siapa Penyuplai Garmen Adidas dan Uniqlo? Dari RI Lho

Indonesia merupakan negara berkembang dengan beberapa industri yang cukup memiliki taji di kancah Internasional, salah satunya industri garmen.

Ada beberapa perusahaan garmen besar di Indonesia yang cukup dikenal oleh merek ternama dunia, seperti PT Pan Brothers Tbk (PBRX). Terbukti dari banyak produk-produk fashion ternama yang ternyata penyuplai produknya dari perusahaan tersebut.

Wakil Direktur Utama Pan Brothers Anne Patricia Sutanto mengatakan, Pan Brothers memang saat ini memiliki cukup banyak lini bisnis yang terkait dengan industri garmen dan tekstil. Mulai dari produksi kain, benang hingga ritel dengan menjual merek sendiri yakni Salt n Peppers dan Zoe.

Namun lini bisnis garmen masih menguasai pendapatan perseroan, bahkan hingga di atas 90%. Pada 2016 lalu Pan Brothers meraup penjualan hingga US$ 482,2 juta atau sekitar Rp 6,27 triliun (kurs Rp 13.000).

“Memang kita ada produksi kain, kita juga ada benang jahit, itu semua melalui anak usaha. Tapi Pan Brothers sendiri paling besar di garmen sekitar 93%, kain 3-4%, sisanya ritel,” tuturnya saat berbincang dengan detikFinance seperti ditulis Senin (9/7/2017).

Tak heran jika penjualan Pan Brothers begitu besar dari lini bisnis garmen. Jika melihat dari website perusahan ada sekitar 46 merek ternama yang menjadi rekanan perusahaan, mulai dari Uniqlo, Adidas, Nike, New Balance, The North Face, Lacoste, Billabong, Ralph Lauren dan masih banyak lagi.

“Memang untuk garmen kita saat ini memproduksi cukup banyak banyak brand. Itu masih menjadi bisnis utama,” imbuhnya.

Dari sekian banyak merek, Pan Brothers paling banyak menyuplai untuk Uniqlo. Setidaknya 26% dari total penjualan Pan Brothers berasal dari Uniqlo.

Jika dihitung dari total penjualan 2016 sebesar US$ 482,2 juta artinya penjualan untuk Uniqlo mencapai US$ 125,37 juta atau setara Rp 1,63 triliun (kurs Rp 13.00. Sementara penjualan terbesar di posisi kedua yakni The North Face sebesar 9-10%.

Untuk menunjang penjualan tersebut, saat ini Pan Brothers sudah memiliki 23 pabrik di 8 lokasi dengan kapasitas produksi mencapai 90 juta potong pertahun. Pihaknya tahun ini berencana menambah 2 pabrik baru dengan kapasitas 21 juta potong per tahun.

“Jadi total kita bisa produksi 111 juta pieces per tahun. Itu bisa menyerap kira 45 ribu orang. Sekarang total karyawan 35-37 ribu orang,” tukasnya.

Post Terkait