SPBU Vivo Naikkan Harga RON 89 Jadi Rp 6.300

PT Vivo Energy Nusantara melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Revvo 89 mulai 4 November ini. Bensin dengan oktan (RON) 89 itu naik Rp 200 per liter menjadi Rp 6.300 per liter. Sebelumnya Vivo membanderol Revvo 89 sebesar Rp 6.100 per liter.

Corporate Communication Vivo Indonesia Maldi Aljufrie mengatakan penyesuaian harga jual bensin itu mengikuti perkembangan harga minyak dunia yang terus menguat. Dia bilang kenaikan harga jual bensin itu berdasarkan perhitungan keekonomian. “Mulai pukul 05.00 WIB Revvo 89 menjadi Rp 6.300 per liter,” kata Maldi di Jakarta, Sabtu dini hari (4/11).

Vivo hingga saat ini baru mengoperasikan satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur. SPBU itu mulai beroperasi pada 26 Oktober lalu setelah diresmikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. SPBU ini menjual bensin dengan merek dagang Revvo. Ada tiga jenis BBM dengan oktan 89, 90 dan 92.

Maldi menuturkan harga jual BBM untuk Revvo 90 dan 92 tidak mengalami perubahan. Kedua jenis BBM itu masing-masing tetap dijual seharga Rp 7.500 per liter, dan Rp 8.250 per liter. Dia menerangkan harga Revvo 90 dan 92 masih memenuhi ekspektasi margin untuk sementara ini.

“Kami akan senantiasa melakukan penyesuaian atas harga produk-produk Vivo dengan harga minyak dunia dan akan berusaha memastikan harga keekonomiannya agar selalu bersahabat dengan masyarakat,” ujarnya.

Beroperasinya Vivo menimbulkan polemik di masyarakat. Pasalnya Vivo menjual BBM lebih murah ketimbang BBM jenis Premium. Padahal Revvo 89 memiliki oktan lebih tinggi dari Premium dengan oktan 88. Premium hingga saat ini dibandrol Rp 6.450 untuk luar wilayah Jawa, Madura dan Bali.

Post Terkait