Sinarmas Sekuritas: IHSG Cenderung Menguat, Perhatikan Rekomendasi Sahamnya

IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Secara teknikal indeks hari Rabu (11/10), diprediksi bergerak di kisaran 5892-5941.

Mata uang dolar Amerika Serikat berakhir melemah terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa (10/11) di tengah diskusi para pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) dan spekulasi bahwa rencana perombakan pajak yang diajukan Trump akan macet.

Dari dalam negeri, setelah mencetak kenaikan penjualan selama dua bulan beruntun, penjualan motor turun 1,6% menjadi 546.607 unit pada September 2017, dibandingkan bulan sama tahun lalu 555.820 unit.

Kami melihat hal tersebut memberikan dampak negatif bagi emiten ASII. Sehuibungan dengan sektor semen, permintaan semen pada September mencatat pertumbuhan sebesar 12,8% yoy menjadi 6,3 juta ton, namun secara mom mengalami penurunan sebesar 2,6%.

Meskipun secara mom mengalami penurunan, kami melihat secara keseluruhan masih cukup baik untuk sektor semen melihat pertumbuhan konsumsi semen di Indonesia masih cukup positif.

Pengerjaan sejumlah proyek tol pembangkit di dalam proyek strategis nasional menjadi faktor penopang kenaikan permintaan dimana konsumsi semen di Jawa masih mendominasi permintaan.

Di samping itu, anak usaha Wijaya Karya (WIKA), PT Wijaya Karya Bangunan Gedung mengantongi kontrak baru Rp 5,1 triliun per September 2017, atau sekitar 73% dari target kontrak baru Rp 7 triliun sampai akhir tahun ini. WIKA Gedung sendiri diperkirakan akan melaksanakan penawaran umum perdana pada kuartal IV tahun ini.

Post Terkait