Siapkan Biaya Sekolah, Tabungan Biasa atau Tabungan Rencana?

Orang tua pasti menginginkan pendidikan yang terbaik untuk buah hatinya. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan mempersiapkan tabungan rencana pendidikan yang baik untuk masa depan anak.

Tapi baiknya menyimpan uang di tabungan biasa atau tabungan rencana pendidikan?

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andi Nugroho menjelaskan tabungan biasa adalah tempat penyimpanan uang pada umumnya. Jadi dalam menyiapkan dana pendidikan juga bisa menggunakan produk jenis ini.

Namun biasanya, bank memberikan fasilitas bunga simpanan paling besar 2%. Namun dikenakan biaya administrasi setiap bulannya. Tabungan biasa, bisa diambil setiap saat jika nasabah membutuhkan.

Berbeda dengan tabungan rencana yang memiliki imbal hasil lebih besar dibandingkan tabungan biasa. “Tabungan pendidikan memang ditujukan untuk sekolah, return-nya lebih besar dibandingkan tabungan biasa,” kata Andi saat dihubungi detikFinance, Kamis (2/11/2017).

Dia menjelaskan, tabungan rencana pendidikan membuat nasabah lebih teratur dan disiplin. Pasalnya, jenis tabungan ini memiliki jangka waktu tertentu untuk pengambilan dana, biasanya di sejumlah bank mengenakan penalti jika nasabah mengambil dana sebelum jatuh tempo.

“Tabungan pendidikan itu kan memang ditujukan untuk kebutuhan anak sekolah. Pemanfaatannya harus hati-hati jangan sampai digunakan untuk kebutuhan lain. Dengan tabungan rencana bisa lebih disiplin,” jelas dia.

Menurut dia, orang tua harus benar-benar menjalankan tabungan rencana pendidikan untuk anak demi masa depan yang lebih baik.

Menurut dia tabungan rencana pendidikan harus dibuat sedini mungkin. Bisa dilakukan sejak anak masih balita atau sejak anak masih dalam kandungan.

“Harus sedini mungkin, jangan ditunda karena semakin cepat biaya tabungan bisa semakin ringan waktunya lebih panjang,” jelas dia.

Dia menjelaskan, dalam merencanakan pendidikan orang tua harus memperhitungkan berapa kira-kira biaya yang akan dibutuhkan oleh anak dalam meraih pendidikan. Contohnya orang tua harus mengetahui potensi sang anak untuk pendidikan.

Menurut Andi, manfaat ketika orang tua sudah memiliki tabungan pendidikan adalah, orang tua bisa lebih tenang ketika anak masuk sekolah.

“Jadi orang tua tidak kaget ketika menyekolahkan anak dengan biaya yang tinggi. Beda halnya kalau tidak menabung, pasti kaget dengan biaya yang tinggi,” jelas dia.

Andi menjelaskan, sebelum menyiapkan tabungan rencana, orang tua harus tau kebutuhan untuk biaya pendidikan sang anak. Mulai dari survei hingga mencari informasi biaya pendidikan saat ini hingga beberapa tahun ke depan.

“Misalnya anak mau jadi dokter, ya sudah orang tua mulai cari biaya masuk dan biaya semesteran berapa. Tinggal dijumlahkan dengan sisa waktu yang dibutuhkan. Misal anak sekarang umur 5 tahun, sisanya masuk kuliah 13 tahun lagi bisa dihitung akumulasinya,” jelas dia.

Kemudian dia menjelaskan, jika anak mendapatkan beasiswa orang tua bisa mengalihkan dana tabungan untuk biaya kebutuhan fasilitas seperti buku dan lainnya

Masih bingung cari tabungan buat simpan dana pendidikan anak? Coba di Bank Mega, melalui program Mega Super Vaganza Gemilang Emas.

Setiap bulan ada 30 nasabah beruntung dapat emas batangan 10 gram dan satu nasabah dapat 100 gram secara gratis jika ikut program tersebut.

Selain itu, dua orang nasabah juga berkesempatan memenangkan grand prize masing-masing 500 gram emas di akhir periode.

Program Mega Supervaganza Gemilang Emas telah dimulai sejak 25 September 2017 dan akan berakhir pada 11 Maret 2018.

Post Terkait