Setelah Natal Pasar Saham Diprediksi Sepi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini kembali pecah rekor, naik 37,622 poin atau 0,61% ke level 6.221,013. Penguatan IHSG hari ini disinyalir lantaran adanya fenomena window dressing.

Window dressing sendiri merupakan aksi strategi dari manajer investasi untuk mempercantik portofolionya. Dengan memiliki dana yang besar tentu para manajer investasi bisa melakukan manuver untuk membuat kinerjanya terlihat cemerlang.

Menurut Analis First Asia Capital, David Sutyanto, hari ini menjadi puncak fenomena window dressing. Sementara untuk sisa waktu 3 hari perdagangan saham dari 27-29 Desember, diperkirakan akan sepi.

“Minggu depan, pergerakan sudah enggak terlalu banyak. Paling kalaupun naik atau turun sedikit saja,” tuturnya saat dihubungi detikFinance, Jumat (22/12/2017).

David memandang kebanyakan investor juga telah menutup buku dan memilih untuk liburan hingga awal tahun nanti. Sehingga transaksi tidak akan seatraktif hari ini.

David memprediksi IHSG di akhir tahun akan bertengger di kisaran 6.150-6200. Tidak akan ada pergerakan berarti dalam sisa 3 hari perdagangan minggu depan.

“Bisa saja turun koreksi sedikit saja, tapi enggak besar,” tandasnya.

Post Terkait