Sempat Ada Gangguan Data, IHSG Lengser dari 6.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lengser dari level 6.000 setelah menipis 3 poin. Perdagangan sempat mengalami gangguan datafeed.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 2,326 poin (0,04%) ke level 5.998,173 setelah kemarin terkena koreksi. Aksi beli investor domestik yang memberi IHSG dorongan.

Investor domestik memburu saham-saham unggulan yang dilepas investor asing. Aksi beli ini mendorong banyak indeks sektoral masuk ke zona hijau.

Sayangnya, perdagangan hari ini diwarnai dengan gangguan datafeed. Sehingga, data perdagangan tidak terdistribusi dengan baik dari BEI ke pelaku pasar.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Jumat (27/10/2017), IHSG menipis 3,376 poin (0,11%) ke level 5.992,417. Sementara Indeks LQ45 berkurang 1,081 poin (0,11%) ke level 990,410.

Posisi tertinggi yang bisa diraih IHSG siang ini ada di level 6.020,292. Sedangkan posisi terendahnya ada di 5.987,192.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 151.866 kali dengan volume 4,107 miliar lembar saham senilai Rp 4,614 triliun. Sebanyak 135 saham naik, 156 turun, dan 133 saham stagnan.

Bursa-bursa regional masih kompak menguat hingga siang ini. Sayangnya IHSG belum bisa mengekor penguatan pasar saham Asia.

Berikut situasi bursa-bursa Asia hingga siang ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 255,11 poin (1,17%) ke level 21.994,89.
  • Indeks Hang Seng menguat 236,05 poin (0,84%) ke level 28.438,43.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 9,55 poin (0,28%) ke level 3.417,12.
  • Indeks Straits Times bertambah 19,08 poin (0,57%) ke level 3.375,33.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.375 ke Rp 67.050, Indocement (INTP) naik Rp 675 ke Rp 21.500, United Tractor (UNTR) naik Rp 600 ke Rp 33.900, dan Roda Vivatex (RDTX) naik Rp 500 ke Rp 6.950.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Bayan (BYAN) turun Rp 450 ke Rp 10.550, BCA (BBCA) turun Rp 425 ke Rp 20.350, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 250 ke Rp 10.775, dan AKR (AKRA) turun Rp 225 ke Rp 7.700.

Post Terkait