Semester II-2019, Jalur Layang Kereta Api di Medan Beroperasi

Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan terus mengebut pengerjaan proyek Jalan Layang Kereta Api (Elevated Railway) yang menghubungkan tiga wilayah di Medan dan Deliserdang. Proyek pembangunan jalur layang keretaapi kedua di Indonesia itu di tenggat rampung awal 2019 mendatang.

“Ini jalur layang pertama di Medan. Kalau di Indonesia ini yang kedua setelah Jakarta. Kita berharap bisa rampung awal 2019, sehingga bisa dioperasikan di semester kedua tahun 2019,”ujar Pejabat Pembuat Komitmen Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah II Sumatera Bagian Utara, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, M Yusuf di Medan, Rabu (12/7/2017).

Yusuf menjelaskan, jalur layang keretaapi itu nantinya akan menghubungkan rute Medan-Belawan, Medan Binjai dan Medan-Bandar Khalifah (Deliserdang). Untuk rute Medan-Belawan jalur layang dibangun sepanjang 6 kilometer. Sementara untuk rute Medan-Binjai, sepanjang 1,6 kilometer dan rute Medan-Bandar Khalifah sepanjang 10,6 kilometer.

“Selebihnya, akan menggunakan railway eksisting. Jalur elevated ini untuk menghindari kemacetan dan konflik kereta api dengan pengguna jalan di perlintasan sebidang yang selama ini sangat padat di wilayah Medan,” jelasnya.

Selain pembangunan jalur kereta api layang, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, lanjut Yusuf, juga tengah mengebut pengerjaan untuk fisik jalur rel ganda di Sumatera Utara.

“Pengerjaan proyek tersebut selama pelayanan angkutan lebaran dihentikan sementara. Namun proyek ini akan kembali kita kerjakan. Saat ini progresnya sudah mencapai sekitar 70%,” tandas Yusuf.

Post Terkait