Sektor Pertambangan Berjaya, Pelemahan IHSG Tertahan di 5.831

Pasar saham Indonesia dibuka melemah tipis. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,77 poin atau 0,01% ke 5.831,02.

IHSG dibuka dengan 28 saham menguat, 7 saham menurun, dan 10 saham tak bergerak. Mengawali perdagangan, telah terjadi transaksi sebesar Rp19,66 miliar triliun dari 7,53 juta lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 melemah 0,06 poin atau 0,01% ke 978,08, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,18 poin atau 0,02% ke 749,87, indeks IDX30 turun 0,4 poin atau 0,07% menjadi 534,03, dan indeks MNC36 turun 0,34 poin atau 0,1% ke 337,35.

Sektor-sektor penopang IHSG mayoritas menguat, dengan penguatan tertinggi di sektor pertambangan naik 0,59%. Namun, sektor infrastruktur menurun hingga 0,31%.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) naik Rp6 atau 1,88% ke Rp326, saham PT Wakita Karya Tbk (WSKT) naik Rp30 atau 1,35% ke Rp2.250, dan sham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) naik Rp35 atau 1,98% ke Rp1.800.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) turun Rp2 atau 0,75% ke Rp266, saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) turun Rp10 atau 0,48% ke Rp2.090, dan saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) turun Rp4 atau 5,63% ke Rp67.

Post Terkait