Seharian Berfluktuatif, Emas Berjangka Ditutup Menguat

Harga kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup menguat setelah seharian fluktuatif pada Rabu atau Kamis pagi WIB (15/2).

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April naik US$ 27,6 atau 2,07 persen, menjadi US$ 1.358,00 per ounce.

Departemen Tenaga Kerja AS meluncurkan Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk Januari, yang naik 0,5 persen, menandai kenaikan terbesar dalam lima bulan. IHK terbaru menambah kekhawatiran tentang kenaikan inflasi, dan meningkatkan prospek kenaikan suku bunga Federal Reserve pada 2018 lebih dari tiga kali.

Namun data Departemen Perdagangan AS pada Rabu (14/2), memperkiraan penjualan ritel dan jasa-jasa makanan untuk Januari mencapai US$ 492 miliar atau turun sebesar 0,3 persen.

Dengan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan, dan pelamahan penjualan ritel dikhawatirkan akan membuat stagflasi dan membalikkan penurunan emas berjangka.

Sedangkan logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 35 sen atau 2,12 persen, menjadi US$ 16,878 per ounce. Platinum untuk penyerahan April naik US$ 23,40 atau 2,40 persen, menjadi US$ 999,10 per ounce.

Post Terkait