Salurkan Bantuan, Bank Mandiri Gandeng e-Waroeng

Bank Mandiri menyalurkan bantuan sosial berskema Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp 2,02 miliar.

Bantuan diberikana kepada lebih dari dua ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah Kayong Utara.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui sepuluh agen dan e-waroeng yang terkait dengan Bank Mandiri.

Agen-agen tersebut tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Kayong Utara.

Di antaranya, Kecamatan Pulau Karimata, Pulau Maya, Pulau Maya Karimata, Seponti, Simpang Hilir, Sukadana, Sukadana II, dan Teluk Batang.

Regional CEO Bank Mandiri wilayah Kalimantan Anton Zulkarnain menjelaskan, penyaluran bantuan itu merupakan wujud dukungan perseroan terhadap perbaikan kualitas hidup masyarakat.

“Selain mempermudah masyarakat dalam mengakses program ini, kami juga ingin membantu pemerintah mendapatkan data yang akurat terkait masyarakat kurang mampu,” kata Anton di Kayong Utara, Minggu (6/8).

Hingga akhir tahun ini, Bank Mandiri berencana menambah penyaluran bantuan sosial dengan skema PKH kepada sekitar satu juta KPM.

Sementara itu, untuk bantuan sosial berskema Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), akan disalurkan mereka kepada tiga juta KPM di 23 provinsi di Indonesia.

Anton menambahkan, Bank Mandiri akan melibatkan e-waroeng, agen Rumah Pangan Kita (RPK), dan sekitar sepuluh ribu agen bank di wilayah-wilayah yang menjadi target penyaluran.

Para agen bank tersebut akan mendapatkan pelatihan serta pemantauan terkait mekanisme pencairan bantuan.

Khusus untuk program BPNT, lanjut Anton, pihaknya bekerja sama dengan kelurahan setempat dan Bulog.

“Agen-agen bank ini juga memberikan layanan keuangan tanpa kantor cabang bank kepada masyarakat yang belum memiliki akses kepada layanan keuangan untuk transaksi perbankan terbatas. Harapannya, para agen ini juga dapat meningkatkan literasi keuangan KPM sehingga dapat mendukung program inklusi finansial,” ujar Anton.

Post Terkait