Saham Ritel Pagi Ini Menguat, Saham Matahari Ikut Terkerek

Isu lesunya daya beli masyarakat kembali mencuat. Seiring beredar kabar bahwa PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) menutup dua gerainya di Pasar Raya Manggarai dan Pasar Raya Blok M.

Kabar tersebut tentu menjadi sentimen negatif bagi saham-saham sektor ritel. Namun hari ini saham ritel sepertinya sudah mulai pulih.

Berdasarkan data RTI, Selasa (19/9/2017), saham LPPF pagi ini justru dibuka menguat 125 poin ke level Rp 10.050. Hingga pukul 10.20 waktu JATS saham LPPF masih berada di zona hijau dengan menguat 100 poin atau 1,01% ke Rp 10.025 per saham.

Saham dari PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) hingga waktu yang sama juga menguat 1,68% ke Rp 605. Begitu pula dengan saham PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) yang menguat 0,53% ke level Rp 940 per lembar.

Namun ada beberapa saham ritel yang masih sepi perdagangan sahamnya. Seperti PT Hero Supermarket Tbk (HERO) dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk tak bergerak masing-masing di level Rp 1.160 dan Rp 685 per lembar.

Begitu juga dengan saham induk Indomaret yakni PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) yang tak bergerak di posisi Rp 2.250 per lembar.

Hanya saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) yang turun tipis 5 poin atau 0,46% ke posisi Rp 1.075 per lembar.

Post Terkait