Saham RIMO Menukik dari Rp600-an Menjadi Rp190-an, Ada Apa?

Ada gelagat yang aneh pada pergerakan saham PT Rimo International Lestari Tbk. Sejak awal November, harga saham RIMO terus bergerak merosot hingga 60,3%.

Situasi ini pun langsung terendus otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI). Beberapa kali saham RIMO terkena suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham. Bagaimana tidak, sejak September saham tersebut masih bergerak rally secara positif. Ketika memasuki November awalnya saham tersebut masih di level Rp630 per lembar saham. Namun dalam waktu seminggu merosot hingga ke level Rp254 per lembar saham. Bahkan, pada penutupan perdagangan Rabu (9/11/2017) kemarin, RIMO kembali merosot ke level Rp192 per lembar saham.

Hingga saat ini manajemen RIMO belum memberikan informasi mengenai apa yang terjadi di balik kejatuhan saham RIMO. Hal itu dibenarkan oleh Direktur BEI Hamdi Hassyarbaini. Menurutnya, BEI masih menunggu informasi lebih lanjut. “Kita masih menunggu,” ujarnya singkat, di Gedung BEI, Rabu (8/11/2017) kemarin.

Bagaimana lika-liku suspensi saham RIMO? Berikut ini seperti dirangkum Okezone, Kamis (9/11/2017).

1. 6 November 2017

Saham RIMO disuspensi untuk pertama kalinya di bulan November.

2. 7 November 2017

Saham RIMO kembali diizinkan untuk kembali ditransaksikan di lantai bursa, setelah 1 hari kena suspensi.

3. 9 November 2017

Selang 3 hari kemudian, saham RIMO kembali disuspensi.

Post Terkait