Saham Produsen Sarung Tangan Karet Ini Lompat 49%

Pasar modal Indonesia kembali kedatangan emiten baru. Kali giliran perusahaan produsen sarung berbahan karet dan porselin asal Sumatera Utara, PT Mark Dynamics Indonesia Tbk yang mencatatkan sahamnya di pasar modal.

Saham dari emiten berkode MARK ini saat dicatatkan langsung menguat 124 poin atau 49,6% dari harga penawaran awal sebesar Rp 250 menjadi Rp 374 per saham. Saham MARK ditransaksikan sebanyak 1 kali, dengan volume sebanyak 11 lot dengan nilai Rp 411.400.

“Ini merupakan sejarah bagi perusahaan agar dapat lebih baik lagi,” kata Presiden Direktur Mark Dynamics Indonesia di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (12/7/2017).

Emiten anyar ke 20 ini melepas sebanyak 160 juta lembar saham atau setara 21,05% dari modal yang disetor dan ditempatkan perusahaan. Dengan harga saham yang ditawarkan maka perseroan berhasil meraup dana segar sebesar Rp 40 miliar.

Sekitar 32,4% dari dana segar hasil IPO itu akan digunakan untuk pembelian tanah dan bangunan di Tanjung Morawa, Deli Serdang dalam rangka ekspansi produksi. Sementara sekitar 67,6% akan digunakan untuk pokok utang bank di PT Bank Permata Tbk.

Perusahaan ini sebenarnya merupakan entitas usaha dari perusahaan multinasional berbasis di Malaysia yakni Bina Puri Holdings Bhd. Adapun komposisi pemegang sahamnya yakni Bina Puri Power Sdn. Bhd sebesar 80%, lalu atas nama Kang Jimmi 12% dan Low Soon Heng 8%.

Untuk dana hasil penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) ini sekitar separuhnya akan digunakan untuk melunasi sebagian utang kepada pihak yang berelasi dengan Bina Puri Power Sdn. Bhd dan setengahnya lagi akan ditempatkan sebagai modal kerja.

Post Terkait