Rupiah Tertekan Lagi, Melemah ke Rp13.752/USD

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka kembali berada di bawah tekan. Pasalnya, investor mulai mencari-cari pegangan di aset safe haven, setelah meningkatnya eskalasi perdagangan global.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan spot exchange rate di pasar Asia melemah 18 poin atau 0,13% menjadi Rp13.752 per USD. Adapun pergerakan harian Rupiah, berada di kisaran Rp13.738-Rp13.754 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat Rupiah melemah 15 poin atau 0,11% menjadi Rp13.745 per USD. Dalam catatan Yahoofinance, Rupiah bergerak dalam rentang Rp13.733 per USD hingga Rp13,746

Sekadar informasi, Departemen Perdagangan Amerika mengatakan, Perkiraan awal penjualan ritel dan jasa-jasa makanan di AS untuk Februari 2018 mencapai USD492 miliar, turun 0,1% dari bulan sebelumnya, gagal memenuhi konsensus pasar untuk kenaikan 0,4%.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, meningkat 0,06% menjadi 89,731 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,2374 dari USD1,2397 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3972 dari USD1,3977 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia meningkat menjadi USD0,7881 dari USD0,7867.

Dolar AS dibeli 106,29 yen Jepang, lebih rendah dari 106,64 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9448 franc Swiss dari 0,9439 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2941 dolar Kanada dari 1.2942 dolar Kanada.

Post Terkait