Rupiah Menguat ke Rp13.511/USD Abaikan RUU Reformasi Pajak Amerika

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (5/12/2017) pagi, meskipun dolar AS menguat terhadap sebagaian mata uang dunia pasca disahkannya RUU Reformasi Pajak.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan spot exchange rate menguat 16 poin atau 0,12% menjadi Rp13.511 per USD. Hari ini, Rupiah bergerak dalam kisaran Rp13.505-Rp13.517 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat, Rupiah menguat 14 poin atau 0,10% menjadi Rp13.510 per USD. Dalam pantuan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang Rp13.508 per USD hingga Rp13.525 per USD.

Sebelumnya, kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), setelah Senat AS menyetujui rancangan undang-undang reformasi pajak selama akhir pekan lalu.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,32% menjadi 93,186 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1856 dari USD1,1892 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris meningkat menjadi USD1,3474 dari USD1,3467 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7597 dari USD0,7611.

Dolar AS dibeli 112,65 yen Jepang, lebih tinggi dari 112,05 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS juga menguat menjadi 0,9855 franc Swiss dari 0,9762 franc Swiss, dan bergerak naik menjadi 1,2697 dolar Kanada dari 1,2695 dolar Kanada.

Post Terkait