Rupiah Kembali Melemah ke Rp13.398/USD, Tertekan Penguatan Dolar AS

Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) kembali menekan pergerakan Rupiah pagi ini. Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS pun kembali terkoreksi pagi ini.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah perdagangan spot exchange rate di pasar Asia melemah 32 poin atau 0,24% menjadi Rp13.398 per USD. Rupiah pagi ini bergerak dalam kisaran Rp13.374-Rp13.404 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat, Rupiah melemah 35 poin atau 0,26% menjadi Rp13.395 per USD. Dalam pantuan Yahoofinance, Rupiah diperdagangkan dalam kisaran Rp13.360 per USD hingga Rp13.401 per USD.

Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Dolar AS menguat karena para investor mempertimbangkan data ekonomi Amerika Serikat yang baru dirilis.

Departemen Perdagangan AS mencatat, penghasilan pribadi AS meningkat USD58,7 miliar atau 0,4% pada Desember, mengalahkan konsensus pasar. Pada Desember, pendapatan pribadi setelah pajak langsung atau “disposable personal income (DPI)” AS meningkat USD48 miliar atau 0,3%, dan pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) meningkat USD54,2 miliar atau 0,4%.

Pengeluaran pribadi AS meningkat USD61,5 miliar pada Desember. Tabungan pribadi mencapai USD351,6 miliar pada Desember dan tingkat tabungan pribadi, tabungan pribadi sebagai persentase dari pendapatan pribadi setelah pajak langsung adalah 2,4%. Pendapatan pribadi meningkat 3,1% pada 2017, dibandingkan dengan kenaikan 2,4% pada 2016.

Post Terkait