Rumah DP 1% di Serpong Mulai Bangun Fondasi, Selesai 2 Tahun

Sekitar 6.000 unit rumah susun sederhana milik (rusunami) khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang berada di Jalan Serua, Serpong, Kota Tangerang Selatan, sudah mulai masuk tahap pembangunan.

Berdasarkan salah satu pegawai lapangan, Satibi mengatakan, saat ini pengerjaan baru masuk tahap tes sondir dan land clearing.

Rusunami ini telah diresmikan pembangunannya oleh Presdien Joko Widodo (Jokowi) pada 28 April 2017 dengan meletakan batu pertama atau groundbreaking.

“Sekarang mau tes tanah, tes lapisan tanah,” kata Satibi kepada detikFinance, Selasa (25/7/2017).

Tes sondir tanah dilaksanakan untuk mengetahui perlawanan penetrasi konus dan hambatan lekat tanah, gampangnya tes ini merupakan bagian awal sebelum memulai membuat fondasi bangunan.

“Jadi mau berapa ke dalaman pancangnya itu harus tes sondir, baru setelah itu menentukan fondasi,” jelas dia.

Selain mulai melakukan tes sondir, Satibi mengungkapkan, akan dilakukan juga pembersihan lahan alias land clearing. Dia memastikan, bangunan akan selesai kurang lebih selama dua tahun.

“Kan rumputnya sudah tinggi, jadi harus dibabat juga, sampai bangunan selesai kurang lebih 2 tahun,” ungkap dia.

Mengenai pembelian rusunami DP 1% atau Rp 2,9 juta dari harga Rp 293 juta ini, Satibi mengaku masih belum tahu mengenai mekanismenya. Apalagi, kata dia, sampai saat ini belum ada tim marketing yang melayani pembelian rusunami untuk MBR.

“Pemasarannya belum ada, banyak orang kesini tapi saya belum tahu, karena kan katanya sistemnya kerja sama dengan BPJS. Syarat lebih lanjutnya bagaimana saya belum tahu,” tukas dia.

Post Terkait