Rudal Korut dan Badai Harvey Buat Kurs Dolar AS Tak Stabil

Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi pada Selasa (Rabu pagi WIB), di tengah peluncuran rudal oleh Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) atau Korea Utara. Ditambah lagi kerusakan masif akibat Badai Harvey.

Korea Utara meluncurkan sebuah rudal pada Selasa (29/8/2017) pagi dan rudal tersebut jatuh ke Samudra Pasifik di Hokkaido setelah melewati kepulauan Jepang, kata pemerintah Jepang.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Korea Utara telah meningkat awal bulan ini. Sementara itu, para investor juga mengawasi sektor energi karena laporan menunjukkan Badai Harvey telah menyebabkan kerusakan besar dan evakuasi paksa di Texas.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,01% menjadi 92,214 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi USD1,1993 dari USD1,1980 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2928 dari USD1,2941 di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7963 dari USD0,7971.

Dolar AS dibeli 109,57 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,11 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS juga turun menjadi 0,9534 franc Swiss dari 0,9550 franc Swiss, dan naik tipis menjadi 1,2528 dolar Kanada dari 1,2493 dolar Kanada.

Post Terkait