Rudal Korut Buat Harga Emas Dunia Cetak Rekor

Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir melonjak ke tingkat tertinggi sejak September 2016. Meroketnya harga emas karena ketegangan geopolitik meletus kembali di sekitar Semenanjung Korea.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, naik USD3,60 atau 0,27%, menjadi menetap di 1.318,90 dolar AS per ounce.

Jepang mengatakan, Korea Utara menembakkan sebuah rudal pada Selasa (29/8/2017) pagi yang jatuh di Samudra Pasifik setelah melewati kepulauan Jepang.

Tiongkok meminta semua pihak yang terlibat dalam isu nuklir Semenanjung Korea agar tidak saling memprovokasi dan meningkatkan ketegangan.

Emas telah membukukan kenaikan tajam pada Senin (29/8/2017) karena dolar AS terus melemah di tengah kehancuran akibat Badai Harvey di Texas. Peluncuran rudal Korea Utara juga menyulut ketegangan geopolitik baru dan mendorong investor mencari aset-aset safe havenseperti emas.

Namun, kenaikan harga emas berjangka terbatas karena indeks Dow Jones Industrial Average menguat. Indeks Dow naik 29,09 poin atau 0,13% menjadi 21.837,49 pada pukul 18.30 GMT.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 1,5 sen atau 0,09%, menjadi ditutup pada USD17,426 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober melonjak USD14,20 atau 1,44%, menjadi menetap di level USD1.003,50 per ounce.

Post Terkait