Rudal Korea Utara Bikin Bursa Asia ‘Terguncang’

Indeks utama pada bursa saham Asia dibuka melemah pada perdagangan Senin pagi. Hal ini dipicu ketegangan geopolitik di Semenanjung Korea yang meningkat dalam beberapa hari terakhir dan dolar AS yang tergelincir.

Melansir CNBC, Senin (31/7/2017), indeks saham acuan di Jepang, Nikkei 225 turun 0,07%, indeks di Korea Selatan, Kospi juga turun 0,06%. Sementara, indeks saham acuan di Australia S&P/ASX 200 naik 0,14%.

Pasar saham diperkirakan terus mengikuti perkembangan geopolitik di Semenanjung Korea setelah Korea Utara kembali meluncurkan rudal balistik pada hari Jumat. Aksi Korea Utara ini sebagai ‘serangan balik’ ke AS setelah mereka menerbangkan dua pesawat pembom B-1B di atas semenanjung Korea dan mendesak negara-negara di kawasan tersebut untuk berbuat lebih banyak untuk mengatasi masalah ini.

Sementara itu, dolar AS kembali melemah setelah perlahan turun pada Jumat didukung oleh tidak sesuainya angka Produk Domestik Bruto (PDB) AS yang diperkirakan hanya 2,6% di kuartal II.

Indeks dolar, yang mengukur dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama, diperdagangkan melemah di level 93,256 pada sesi Jumat setelah mencapai setinggi 93,946 di awal perdagangan. Saat ini Indeks dolar berada di level 93,351 pada hari ini.

Post Terkait