Riset Saham Reliance Sekuritas: IHSG Dibayangi Tekanan di Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak variatif cenderung tertekan pada perdagangan hari ini. IHSG diproyeksi berada pada support 6.500 dan resistace 6.625.

Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, pada perdagangan saham kemarin, IHSG ditutup melemah. IHSG turun 7,17 poin ke level 6.598,46.

“Sektor industri dasar menjadi penekan pergerakan hingga IHSG ditutup melemah dengan terkoreksinya produsen semen SMBR dan SMGR,” jelasnya dalam riset, Jumat (2/2/2018).

Menurutnya, investor melakukan aksi jual saham walaupun data inflasi yang dirilis Badan Pusat Statistik kemarin cukup positif. “Investor asing pun tercatat net sell Rp 906,98 miliar dengan saham BBCA, BBRI dan TLKM yang terjual terbanyak berdasarkan net value,” tambah dia.

Adapun rekomendasi saham hari ini antara lain PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan PT Elnusa Tbk (ELSA).

Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah 7,17 poin atau 0,11% ke 6.598,46.

Menutup perdagangan, ada 192 saham menguat, 181 saham melemah, dan 112 saham stagnan. Sore ini, telah terjadi transaksi perdagangan mencapai Rp10,09 triliun dari 16,53 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 0,69 poin atau 0,6% menjadi 1.105,07, Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,61 poin atau 0,2% ke 785,51, indeks IDX30 turun 0,04 poin atau 0,01% ke 603,27 dan indeks MNC36 naik 2,25 poin atau 0,6% ke 379,31.

Sektor penggerak IHSG bergerak dua arah, di mana sektor aneka industri naik paling tinggi hingga 0,88%. Namun, sektor industri dasar memimpin kejatuhan hingga 1,34%.

Post Terkait