Riset Saham First Asia Capital: Surplus Neraca Perdagangan Jadi Amunisi Pergerakan IHSG

Melanjutkan perdagangan awal pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan tren penguatannya. IHSG diprediksi bergerak menguji resisten terdekat di 5.890 dengan support di 5.830.

Analis First Asia Capital David Sutyanto mengatakan fundamental Indonesia yang tercermin dari data ekonomi makro memberikan sentimen positif bagi IHSG.

 “Sentimen positif terutama ditopang sejumlah data ekonomi makro domestik yang kondusif,” kata dia dalam riset tertulis, Senin (18/9/2017).

Sedangkan dari eksternal, David mengatakan, tren bullish harga komoditas energi dan pergerakan positif pasar saham global, ikut menopang penguatan sejumlah harga saham sektoral.

Sementara itu, selama sepekan IHSG bergerak bervariasi dalam rentang terbatas. IHSG berhasil rebound 0,26% dari pekan sebelumnya koreksi 0,12%.

Pergerakan positif IHSG sepekan kemarin turut terimbas pergerakan positf di pasar saham global dan kawasan Asia di tengah naik turunnya sentimen ketegangan geopolitik di Korea Utara.

“Dari domestik sentimen positif ditopang penguatan rupiah terhadap dolar AS 0,2% di Rp13.261 akhir pekan lalu dan pertumbuhan ekspor dan impor Agustus lalu yang kembali menghasilkan surplus neraca perdagangan Indonesia hingga USD1,73 miliar,” tambah dia.

Adapun saham – saham yang menjadi rekomendasi First Asia Capital antara lain TLKM, LSIP, ADHI, ASRI, CTRA, ADRO, HRUM, PWON, CPIN, SCMA.

Post Terkait