Riset Saham First Asia Capital: Sektor Tambang Cemerlang, IHSG Berpeluang Rebound

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak di kisaran support 5.790 hingga resisten di 5.830. IHSG berpeluang rebound dengan dukungan rendahnya arus dana asing keluar.

Analis First Asia Capital David Sutyanto mengatakan pada perdagangan hari ini, pasar diperkirakan akan digerakkan dengan sejumlah isu individual.

Pasalnya, sejumlah emiten akan merilis laba semester I 2017. Pergerakan positif sejumlah harga komoditas tambang, juga dinilai David sebagai katalis positif.

“Aksi beli selektif diperkirakan akan mewarnai perdagangan di tengah kekhawatiran meningkatnya risiko capital outflow,” ujarnya dalam riset tertulis, Kamis (20/7/2017).

Sementara itu, pada IHSG pada perdagangan kemarin gagal rebound menyusul masih derasnya arus dana asing yang keluar dari pasar.

IHSG kemarin tutup koreksi 15,662 poin (0,27%) di 5.806,690. Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih hingga Rp1,61 triliun.

Aksi jual asing terutama melanda saham unggulan Astra International Tbk (ASII). Sedangkan aksi beli mendominasi saham-saham tambang seiring respon positif atas penguatan harga batubara dan komoditas logam.

“Pasar juga mulai mengantisipasi rilis laba paruh pertama 2017 sejumlah emiten sektoral. Koreksi IHSG kemarin terjadi di tengah pergerakan positif bursa saham kawasan Asia,” tambah David.

Adapun saham – saham yang menjadi rekomendasi First Asia Capital adalah BMRI, ASII, ADRO, UNTR, HRUM, ITMG, INDY WSKT, TINS, GJTL.

Post Terkait