Riset Saham First Asia Capital: Rupiah hingga Rudal Bayangi Gerak IHSG

Pada perdagangan awal pekan ini sekaligus menandai akhir Juli, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak bervariasi dalam rentang konsolidasi. Penguatan akan menguji resisten di 5.850 dengan support di 5.800.

Analis First Asia Capital David Sutyanto mengatakan, sentimen pasar terutama digerakkan sejumlah isu individual terkait rilis laba dan pergerakan bullish harga komoditas energi dan mineral.

Namun, IHSG juga akan dibayangi sentimen negatif yang dipicu perkembangan eksternal terkait meningkatnya kembali ketegangan geopolitik di Korea Peninsula setelah Korut kembali meluncurkan rudal balistiknya akhir pekan lalu.

“Pergerakan Rupiah yang cenderung melemah turut mempengaruhi sentimen pasar,” ujarnya dalam riset tertulis, Senin (31/7/2017).

Sementara itu pada perdagangan saham akhir pekan lalu, IHSG bergerak bervariasi didominasi tekanan jual namun di akhir sesi aksi beli balik terutama terhadap saham infrastruktur, tambang, jasa konstruksi, dan konsumsi berhasil mengangkat IHSG tutup di teritori positif atau menguat 11,283 poin (0,19%) di 5.831,027.

Sedangkan tekanan jual terutama melanda sejumlah saham unggulan yang bergerak di perbankan dan otomotif. Penguatan terbatas IHSG akhir pekan lalu terjadi di tengah pergerakan pasar saham kawasan Asia yang umumnya tutup di teritori negatif.

“Sentimen pasar yang menggerakan pasar terutama dipicu rilis laba semester I 2017 sejumlah emiten sektoral dan pergerakan positif harga komoditas tambang terutama energi,” tambah dia.

Adapun saham-saham yang menjadi rekomendasi First Asia Capital adalah ASII, TLKM, PTPP, WIKA, WSKT, WSBP, ADRO, HRUM, HMSP, LSIP

Post Terkait