Riset Saham First Asia Capital: Paket Kebijakan Ekonomi XVI Bisa Topang IHSG?

Melanjutkan perdagangan akhir pekan, sekaligus menandai akhir Agustus sebelum libur Idul Adha besok, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpeluang rebound dalam rentang konsolidasi. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 5.850-5.915.

Analis First Asia Capital David Sutyanto mengatakan dari domestik, sentimen pasar akan digerakkan oleh Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang akan diumumkan Presiden Jokowi hari ini.

 

“Paket Kebijakan XVI dikabarkan sebagai paket insentif untuk mendorong investasi,” ujarnya dalam riset tertulis, Kamis (31/8/2017).

Sedangkan dari eksternal, David mengatakan, data aktivitas manufaktur China akan menjadi katalis pergerakan pasar. Sementara itu, minimnya insentif membuat IHSG pada perdagangan kemarin kembali tutup di teritori negatif dalam rentang konsolidasi. IHSG tutup koreksi 15,706 poin (0,27%) di 5.872,506. Koreksi terutama dipicu aksi jual atas saham konsumsi, perdagangan, dan tambang batubara.

Sedangkan aksi beli selektif melanda saham sektor tambang logam dan infrastruktur. Nilai transaksi di Pasar Reguler kemarin relatif tipis hanya mencapai Rp4,5 triliun.

“Rendahnya risiko pasar saham kawasan seiring redahnya ketegangan geopolitik di Korea Peninsula belum mampu mengangkat IHSG di teritori positif. Sebaliknya pasar cenderung bermain dalam pola trading dan memanfaatkan penguatan untuk melakukan aksi ambil untung terbatas,” imbuh dia.

Adapun saham – saham yang menjadi rekomendasi First Asia Capital antara lain, ASII, BBRI, JSMR, TINS, ANTM, INCO, INDY, ADRO, MEDC, BNLI.

Post Terkait