Riset saham First Asia Capital: Menanti Data Ekspor Impor, IHSG Bergerak di 5.770-5.830

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu ini, diproyeksikan bakal menguji resisten di level 5.830, dengan support di 5.770. Sentimen yang membayangi pola pergerakan IHSG kali ini pun beragam, mulai dari internal maupun eksternal.

“Sentimen pasar cenderung bervariasi di tengah meningkatnya risiko geopolitik global dan kawasan Asia dan arus keluar dana asing,” kata Analis First Asia Capital David Sutyanto dalam risetnya, Rabu (9/8/2017).

Dia melanjutkan, untuk sentimen dalam negeri, pola gerak IHSG condong dipengaruhi oleh  sentimen perekonomian yang terjadi belakangan. Diketahui, Indonesia baru saja merilis data pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan konsumsi.

Dalam waktu dekat, Indonesia juga bakal merilis data perkembangan ekspor impor, serta Paket Kebijakan Ekonomi terbarunya.

“Pasar akan mengantisipasi rilis data ekspor impor Juli dan rencana pemerintah mengeluarkan kembali Paket Kebijakan Ekonomi sebelum perayaan 17 Agustus pekan depan,” paparnya lagi.

Pada perdagangan kemarin, IHSG dicatatnya berhasil rebound hingga 1% atau 61 poin, ditutup di kisaran resisten di 5.810,563. Penguatan lanjutan IHSG akan kembali menguji resisten di kisaran 5.830 hingga 5.850.

“Penguatan IHSG kemarin hampir ditopang seluruh saham sektoral kecuali saham sektor tambang batubara yang dilanda aksi ambil untung,” lanjutnya.

Faktor domestik yang kemarin memengaruhi pola gerak IHSG, kata dia ialah data cadangan devisa akhir Juli lalu yang meningkat mencapai level tertinggi baru sepanjang masa yakni sebesar USD127,76 miliar. Hal itu berimbas positif terhadap penguatan rupiah terhadap dolar AS di Rp13.319.

“Penguatan rupiah ini memicu penguatan saham sektoral yang sensitif interest rate seperti perbankan, properti dan manufaktur. Dari eksternal, sentimen positif ditopang pertumbuhan ekspor impor China Juli lalu. Ekspor China Juli 2017 dalam USD naik 7,2% (yoy) dan impor Juli naik 11% (yoy),” sambungnya.

Adapun saham yang direkomendasikan oleh First Asia Capital, ialah ASII, BMRI, JSMR, INDF, ADHI, LSIP, INCO, CTRA, RALS, MYOR.

Post Terkait