Riset Saham Binaartha Parama Sekuritas: Rupiah Melemah IHSG Rawan Koreksi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi mengalami koreksi sehat. IHSG diperkirakan akan berada pada kisaran level support pertama 6.038 dan support kedua pada 6.022. Sementara itu, resistance pertama IHSG diperkirakan berada di 6.083 dan support kedua 6.113.

Analis Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada mengatakan pergerakan IHSG terlihat pola bearish pin bar candle pada pergerakan IHSG. Indikasinya, ada potensi koreksi sehat pada pergerakan indeks saham.

Reza mengatakan, pelemahan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) menjadi faktor penekan IHSG.

“Dari dalam negeri, kembali melemah tipisnya Rupiah seiring minimnya sentimen turut berimbas pada jalannya IHSG,” tutur Reza dalam riset tertulis, Selasa (21/11/2017).

Reza melanjutkan, melemahnya laju bursa saham Asia membuat pergerakan IHSG mulai surut di sesi kedua bertepatan dengan penutupan bursa saham Asia pada perdagangan kemarin.

Terpantau asing mencatatkan nett sell Rp48,99 miliar dari sebelumnya nett sell Rp721,86 miliar. Meski laju IHSG masih dapat ditutup menguat namun, tampaknya aksi jual mulai terjadi sehingga dapat mengganggu jalan IHSG.

“Diharapkan jika pun terjadi koreksi maka tidak terlalu besar agar tidak mengurangi peluang rebound yang terjadi,” kata dia.

Adapun beberapa rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, diantaranya ACES, AKRA, PPRO, PWON, SSIA, TOTL.

Post Terkait