Kontrak Berjangka Kopi Arabika (ACF)

Spesifikasi Kontrak Berjangka Kopi Arabika

Kode Kontrak ACF
Satuan Kontrak 2 Metrik Ton (2.000 kg)
Bulan Kontrak Maret, Mei, Juli, September, dan Desember
Hari & Jam Perdagangan Hari perdagangan adalah hari kerja Bursa dari Senin-Jum’at

Sesi 1  : 08:30 – 11:30 WIB

Sesi 2  : 16:00 – 02:00 WIB

Tukar Fisik dengan Berjangka Pihak-pihak yang melakukan transaksi jual/beli Kopi Arabika diluar Bursa dapat mendaftarkannya ke Bursa untuk ditukar dengan transaksi berjangka bagi kedua belah pihak
Hari Perdagangan Terakhir 8 hari kerja sebelum hari kerja terakhir dari bulan penyerahan. Apabila hari tersebut bukan hari perdagangan, maka hari perdagangan sebelumnya merupakan hari perdagangan terakhir.
Harga Rupiah per kilogram
Perubahan Harga Minimum (Tik) Rp 50,-/kg

Rp 100.000,-/lot

Waktu Pemberitahuan Penyerahan Pihak yang mempunyai posisi jual pada Bulan Berjalan, dapat melakukan Pemberitahuan Penyerahan dalam waktu 7 (tujuh) hari kerja sebelum hari kerja pertama dalam Bulan Berjalan
Batas Perubahan Harga Batas perubahan harga dibagi menjadi 2 kisaran perubahan harga sebagai berikut :

Kisaran harga < Rp. 40.000,-/kg, limit = Rp. 2.000,-

Kisaran harga ≥ Rp. 40.000,-/kg, limit = Rp. 3.000,-

Batas perubahan harga ini tidak berlaku  untuk bulan spot.

Mutu Mutu Kopi adalah kopi sesuai mutu yang ditentukan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) No. 01-2907-2008 dengan tingkat mutu 1 yang dikeluarkan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN)
Harga Penyelesaian Harga Penyelesaian ditentukan pada akhir sesi perdagangan berdasarkan harga rata-rata 10 transaksi dalam 1 hari terakhir atau menggunakan harga penutupan sebelumnya jika dalam 1 hari tidak terjadi transaksi
Tempat Penyerahan Di Gudang Penyimpanan Terdaftar di Medan, Makassar, Jakarta dan Surabaya. Pilihan tempat penyerahan berada pada penjual.
Satuan Penyerahan · Penyerahan Kopi bisa dilaksanakan apabila pihak penjual dan pembeli memiliki jumlah minimal 8 (delapan) lot atau kelipatannya

· Pelaksanaan penyerahan Kopi harus dilakukan dalam lot yang terpisah masing-masing 1 (satu) lot dengan berat bersih 2 (dua) ton sesuai dengan Surat Bukti Penyimpanan dengan total penyerahan minimal 8 (delapan) lot atau kelipatannya

Posisi Wajib Lapor 300 lot
Batas Posisi 1.000 lot