Perdagangan Saham Error, BEI: Bukan Karena Virus atau Hacker

Sistem perdagangan di pasar modal Indonesia sempat terhenti selama 1 jam. Alhasil perdagangan yang seharusnya dimulai pukul 09.00 WIB baru bisa diakses sekitar pukul 10.00 WIB.

Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Yulianto Aji Sadono menegaskan bahwa gangguan yang terjadi pagi tadi bukan karena virus ataupun serangan hacker. Sistem perdagangan dihentikan lantaran adanya sistem penyebaran informasi atau datafeed yang eror. Padahal sistem ini sangat penting sebagai pendukung perdagangan saham.

“Enggak ada virus atau hack. Sejauh ini tidak. Hanya gangguan teknis dari sistem pendukung bukan sistem utama kita,” tuturnya saat dihubungi detikFinance, Senin (10/7/2017).

Sementara dalam konferensi pers Direktur Utama BEI Tito Sulistio menjelaskan, indikasi datafeed yang eror ditemukan sekitar pukul 08.55 WIB. Pihak BEI pun memutuskan untuk menghentikan perdagangan. Itulah mengapa selama 1 jam tadi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak bergerak.

“Jadi tidak ada problem di sistem perdagangan JATS kita. Ada problem di datafeed daripada news. Detilnya moga dalam 2 jam kita dapatkan. Prioritas kita membuat perdagangan ini jalan kembali. Pas jam 10 sistem sudah up, sudah jalan,” terangnya.

Intinya, kata Tito, Jakarta Automated Trading System (JATS) tidak terjadi masalah. Persoalan hanya terjadi pada datafeed.

“Bukan di JATS, persoalan ada datafeed detil nanti saya lihat. Atas nama BEI kita mohon maaf ada kejadian semacam ini. Dan kami terus berusaha supaya enggak terjadi lagi,” tukasnya.

Post Terkait