Perdagangan Saham Error, 3 Negara Ini Adopsi Sistem IT yang Sama

Gangguan sistem perdagangan yang terjadi hari ini bukan hanya menimpa pasar modal Indonesia, Bursa Saham India ternyata hari ini juga ikut terganggu. Akhir pekan lalu tepatnya tanggal 7 Juli 2017, Bursa Saham Malaysia juga mengalami gangguan.

Gangguan pada Bursa Saham Malaysia disinyalir lantaran adanya serangan dari peretas (hacker). Sementara bursa India, National Stock Exchange (NSE) of India terhenti hingga 3 jam lamanya.

Menurut Analis First Asia Capital David Sutyanto, bursa saham dari ketiga negara yang mengalami gangguan mengadopsi sistem informasi yang sama, yakni Nasdaq.

“Ini harus diselidiki, menurut saya mereka itu satu mesin. Beli jadi punya Nasdaq, jadi begitu ada bug, kena semua. Tapi itu menurut saya, kurang tau juga,” tuturnya kepada detikFinance, Senin (10/7/2017).

Sistem Nasdaq sendiri memang diadopsi banyak pasar modal di dunia. Diperkirakan ada sekitar 88 pasar modal yang mengadopsinya.

Meski sistem ketiga negara itu hari ini sama-sama mengalami gangguan, namun kasusnya sepertinya berbeda-beda.

Di Indonesia karena adanya error dari sistem penunjang datafeed, sementara Bursa Malaysia disinyalir lantaran adanya serangan hack, sementara NSE of India belum diketahui namun terhenti selama 3 jam.

“Kita kan enggak tahu juga kan masalahnya apa, India masalah apa, Malaysia masalah apa. Hanya saja ya berarti hari ini pasar modal yang down bukan kita saja,” tukasnya.

Post Terkait