Penyaluran KUR 2017 Tidak Sampai 100%

Pemerintah mencatat total realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp91,3 triliun atau 85,6% hingga November 2017. Artinya pemerintah masih harus menyalurkan sebesar Rp15,3 triliun dalam satu bulan untuk mencapai target sebesar Rp106,6 triliun di 2017.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan, realisasi penyaluran KUR hingga akhir tahun tidak akan tercapai 100%.

“Pencapaian KUR mungkin sekitar 92%-93% realisasinya dari target Rp106,6 triliun,” ungkapnya di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

Menurutnya, ada beberapa hal yang menyebabkan pencapaian tidak maksimal hingga 100%. Di antaranya dikarenakan penurunan suku bunga KUR menjadi 7% di 2018.

“Enggak mungkin tercapai, ada salah satu pengaruh ini juga, kan kita sudah umumkan 1 bulan lalu suku bunga KUR turun ya dari 9% menjadi 7%,” jelasnya.

Dia melanjutkan, rencana penurunan ini sudah diketahui oleh para nasabah sehingga mereka menunggu suku bunga KUR turun terlebih dahulu. Artinya itu menjadi penghambat dalam penyaluran KUR.

“Ternyata debitur banyak yang sudah tahu, mereka tunggu sampai Januari mengajukan KUR. Nah itu  memang hambatan juga bagi bank untuk menyalurkan KUR-nya. Itu menurut versinya bank, tadi kita verifikasi tapi mereka yakin akan naik lagi,” jelasnya.

Sementara itu, untuk 2018 penyaluran KUR akan dinaikkan menjadi Rp120 Triliun dan ditargetkan bisa tercapai hingga 97%. Selain itu, penyaluran untuk sektor produktif ditambahkan menjadi 50%.

“Ya kita sih perkirakan dari Rp120 triliun itu bisa tercapai Rp116 triliun,” tukasnya.

Seperti diketahui, ada 4 poin kebijakan prioritas yang akan diberlakukan untuk skema KUR 2018, yakni:

1. Besaran suku bunga KUR tahun 2018 menjadi 7% efektif per tahun.

2. Besaran subsidi bunga KUR masing-masing skema tahun 2018, KUR Mikro naik 1% dari 9,5% menjadi 10,5%, KUR Ritel naik 1% dari 4,5% menjadi 5,5%, dan KUR Penempatan TKI naik 2% dari 12% menjadi 14%.

3. Rencana plafon total KUR tahun 2018 menjadi sebesar Rp120 Triliun.

4. Target minimum penyaluran KUR di sektor produksi sebesar 50% dari total penyaluran KUR.

Post Terkait