Pencopotan Menlu AS Tekan Pergerakan Dolar

Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan hari ini, menyusul berita tentang pencopotan menteri luar negeri AS.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa dia memutuskan untuk menggantikan Menteri Luar Negeri Rex Tillerson dengan Direktur CIA (Central Intelligence Agency) Mike Pompeo.

Kepergian Tillerson mengangkat kekhawatiran pasar bahwa pemerintahan Trump akan melembagakan kebijakan proteksionisme dan lebih agresif dalam menegosiasikan tarif perdagangan dengan negara-negara lain. Para analis mengatakan, secara historis tarif menyebabkan dolar AS melemah selama masa kepresidenan George W. Bush dan Bill Clinton.

Di sisi ekonomi, Departemen Tenaga Kerja AS mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk semua konsumen perkotaan meningkat 0,2% pada Februari disesuaikan secara musiman, sesuai dengan konsensus pasar. Selama 12 bulan terakhir, indeks semua item atau barang naik 2,2% sebelum penyesuaian secara musiman.

Indeks untuk semua barang dikurangi makanan dan energi meningkat 0,2% pada Februari, dan naik 1,8% selama 12 bulan terakhir, angka yang sama dengan dua bulan sebelumnya. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,25% menjadi 89,675 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,2397 dari USD1,2336 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3977 dari USD1,3906 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7867 dari USD0,7877.

Dolar AS dibeli 106,64 yen Jepang, lebih tinggi dari 106,37 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS juga turun menjadi 0,9439 franc Swiss dari 0,9466 franc Swiss, dan menguat menjadi 1,2942 dolar Kanada dari 1,2828 dolar Kanada.

Post Terkait