Pemerintah Sudah Jual Surat Utang Rp 385 Triliun

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Risiko (DJPPR) sudah menerbitkan surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 385 triliun per 26 September atau 82,93% dari rencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2017.

Sampai dengan Agustus 2017, penerbitan SBN Rp 346,9 triliun hingga Agustus 2017 atau 74,4% .

“Saat ini realisasi penerbitan SBN per 26 Sep 2017 telah mencapai 82,93%,” ungkap Dirjen Pengelolaan dan Pembiayaan Risiko Robert Pakpahan di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (29/8/2017).

Total SBN tersebut merupakan gabungan dari denominasi rupiah dan valuta asing. Penerbitan SBN tersebut ditujukan untuk menutupi belanja negara, karena penerimaan pajak yang lebih rendah.

Realisasi penerimaan negara sampai Agustus 2017 baru Rp 972,9 triliun atau 56,1% dari target 1.736,1 triliun.

Sementara itu, belanja negara sebesar Rp 1.198,3 triliun atau 56,2% dari target Rp 2.133,3 triliun. Meliputi belanja pemerintah pusat Rp 695,7 triliun (50,9%) dan transfer ke daerah dan dana desa Rp 502,6 triliun (65,6%).

Dengan realisasi tersebut, maka defisit anggaran mencapai Rp 224,4 triliun (56,5%) atau 1,65% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Post Terkait