Pelamar CPNS Putaran I Tembus 1 Juta Orang, BKN Akui Sempat Kerepotan

Pemerintah kembali membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Dalam proses seleksinya pemerintah membaginya kepada dua putaran, yakni putaran pertama dan kedua.

Putaran pertama sendiri sudah memasuki tahap pengumuman hasil tes administrasi. Di mana pada putaran pertama hanya ada dua instansi yang dibuka yakni Kementerian Hukum dan HAM dan Mahkamah Agung (MA).

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Media dan Antar Lembaga Biro Humas BKN Diah Eka Palupi mengatakan antusiasme masyarakat dari putaran pertama cukup besar untuk menjadi pegawai pemerintahan. Hal tersebut dibuktikan dari jumlah pelamar CPNS putaran pertama yang mendaftar mencapai 1,1 juta orang.

“Memang karena kita sudah lama juga enggak ada pembukaan, jadi berkaca dari putaran pertama memang masyarakat cukup antusias sekali,” kata Diah saat dihubungi oleh Okezone, Jumat (8/9/2017).

Menurut Diah, membludaknya peminat CPNS pada tahun ini sempat membuat pihaknya kerepotan. Apalagi, pada hari pertama pendaftaran sempat masuk beberapa komplain dari masyarakat karena tidak bisa mengakses website SSCN.

“Memang hari pertama website SSCN tidak bisa diakses karena banyak sekali para pendaftar yang buka,” jelasnya.

Oleh karenanya lanjut Diah, pada putaran kedua nanti dirinya akan secara intens memberikan informasi ke masyarakat bahwa pendaftaran tidak hanya berlangsung sehari. Selain itu, dirinya juga meminta agar masyarakat tidak mendaftar ketika jam-jam yang sedang sibuk seperti pada malam hari.

“Di putaran kedua nanti kita meredamnya dengan informasi ke masyarakat kalau pendaftaran itu tidakhanya dibuka satu hari. Masih banyak waktu ko untuk mendaftarkannya,” jelasnya.

Sebagai informasi, Setelah mengumumkan hasil dari tes CPNS tahap pertama, pemerintah kembali membuka lowongan penerimaan CPNS putaran kedua. Di mana pada putaran kedua ini pemerintah membuka 17.428 lowongan di 60 Kementerian/Lembaga dan satu Pemerintah Provinsi, yaitu Provinsi Kalimantan Utara.

Post Terkait