Pangeran Alwaleed Diciduk ‘KPK Saudi’, Saham Kingdom Jatuh 9,9%

Saham Kindom Holding jatuh 9,9% begitu perdagangan saham di bursa saham Tadawul dibuka, Minggu pagi waktu setempat.

Demikian dikutip detikFinance dari AFP, Minggu (5/11/2017).

Penurunan nilai saham Kingdom Holding terjadi setelah laporan penangkapan 11 pangeran termasuk Pangeran Alwaleed bin Talal dan 4 menteri kabinet Saudi yang masih aktif menjabat.

Akibat kejatuhan harga saham Kingdom Holding yang 95% sahamnya dimiliki Alwaleed, Indeks All-Shares Saudi Tadawul (TASI) yang merupakan pasar saham terbesar di dunia Arab tersebut ikut jatuh 1,6%.

Perdagangan saham Kingdom Holding langsung dihentikan sementara karena menurut peraturan bursa Saudi, pergerakan naik turun saham hanya boleh terjadi sebesar 10% dalam satu sesi perdagangan.

Kingdom Holding milik Alwaled merupakan perusahaan Arab Saudi yang punya pengaruh cukup besar di dunia investasi pasar modal karena menguasai saham sejumlah perusahaan multi nasional dari mulai Taman Hiburan Euro Disney, raksasa teknologi Apple dan Rupert Murdoch’s News Corporation.

Bahkan, Kingdom Holding memiliki saham kunci di bank-bank dalam dan luar Arab Saudi. Serta, sejumlah perusahaan investasi, media dan pertanian.

Sebanyak 11 pangeran termasuk Alwaleed bin Talal dan 4 menteri yang tengah menjabat ditangkap oleh Komite Anti-Korupsi Arab Saudi alias ‘KPK Saudi’. Penangkapan dilakukan terkait dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi.

Post Terkait