Panen Laba Emiten, Wall Street Cetak Rekor

Indeks S&P 500 naik ke level tertinggi sepanjang masa, berkat laporan keuangan McDonald’s dan Caterpillar. Selain itu, keuntungan pada saham perbankan turut mendorong kinerja indeks S&P.

Selain itu, Nasdaq juga berhasil mencatat rekor tinggi meski ada penurunan saham Google Alphabet (GOOGL.O), setelah laporan keuangannya tidak sesuai harpan. Saham alfabet berakhir turun 2,9%.

Saham McDonald’s (MCD.N) naik 4,8% setelah perusahaan makanan cepat saji tersebut melaporkan penjualan global yang kuat. Saham Caterpillar (CAT.N) melonjak 5,9% setelah pembuat alat berat itu menaikkan prospek tahun penuh untuk kedua kalinya tahun ini.

Dow Jones Industrial Average .JJI naik 100,26 poin atau 0,47% menjadi 21.613,43, indeks S&P 500 .SPX menguat 7,17 poin atau 0,29% menjadi 2.477,08 dan indeks Nasdaq Composite .IXIC menambahkan 1,37 poin atau 0,02% menjadi 6.412,17.

Perkiraan kenaikan bullish dari Citigroup (CN) telah mendorong sektor keuangan, sementara kurva imbal hasil Treasury AS sedikit curam US2US10 = RR, tapi menandakan nada positif untuk kelompok sensitif suku bunga.

Fokus selanjutnya investor ada penentuan suku bunga dari the Federal Reserve. Pasar berhasil mencatat rekor tertinggi, termasuk kenaikan 10,7% untuk indeks S&P 500 pada 2017, telah membuat ekuitas relatif mahal dan investor menghitung pendapatan untuk membenarkan valuasi.

Sekira 6,9 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, di atas rata-rata 20 sesi terakhir sebesar 6,1 miliar per hari.

Post Terkait