Pajak Dipangkas, Boeing Hingga Wells Fargo Bagi-bagi Bonus

AT&T Inc (T.N), Wells Fargo & Co (WFC.N), dan Boeing Co (BA.N) yang beroperasi di Amerika Serikat (AS) berjanji memberikan bonus kepada para karyawannya setelah adanya reformasi pajak di AS.

Upaya ini juga sudah disetujui kongres AS pada Rabu kemarin waktu setempat. Pajak perseroan dipangkas menjadi 21% dari sebelumnya 35%.

Pengumuman perusahaan tersebut menguatkan perkiraan Trump dan Partai Republikan bahwa tagihan pajak yang rendah akan menghasilkan lebih banyak investasi di AS.

AT&T, operator telekomunikasi nomor dua di AS mengungkapkan akan membayar bonus sebesar US$ 1.000 kepada lebih dari 200.000 karyawan dan menginvestasikan tambahan dana sekitar US$ 1 miliar di AS pada 2018 mendatang setelah reformasi pajak dibuat undang-undang.

Juru bicara AT&T mengatakan bahwa bonus tersebut tidak terkait dengan US$ 1.000 yang akan diterima oleh 20.000 karyawan AT&T Mobility sebagai bagian dari kesepakatan dengan Pekerja Komunikasi AS minggu lalu.

“Karyawan yang memenuhi syarat untuk mendapatkan bonus adalah semua manajer yang mewakili, non-manajemen dan manajer lini depan,” kata AT&T dalam keterangan tertulisnya seperti dilansir detikFinance dari Reuters, Jakarta, Kamis (21/12/2017).

Perusahaan ini memiliki lebih dari 250.000 karyawan. Pemberian bonus tersebut akan menelan biaya setidaknya US$ 200 juta.

Perusahaan penyedia kabel, Comcast Corp juga mengatakan akan memberikan bonus US$ 1.000 kepada lebih dari 100.000 karyawan dan menginvestasikan US$ 50 miliar selama lima tahun ke depan dalam infrastrukturnya.

Wells Fargo & Co mengatakan bahwa bank tersebut akan menaikkan pembayaran minimum menjadi US$ 15 per jam di bulan Maret, atau naik 11% dari upah minimum sebelumnya. Ini juga akan menawarkan penghargaan saham terbatas kepada 250.000 karyawan.

Bank Regional AS Fifth Third Bancorp mengatakan akan menaikkan upah per jam untuk 3.000 karyawannya menjadi US$ 15 dan memberikan bonus satu kali sebesar US$ 1.000 kepada lebih dari 13.500 karyawan, yang menurut CEO dimungkinkan karena pemotongan pajak perusahaan.

Perusahaan tersebut mengatakan akan membagikan bonus pada akhir tahun, dengan perkiraan Trump menandatangani keputusan tersebut saat Natal dan kenaikan gaji akan mulai berlaku setelah undang-undang tersebut disahkan.

Aerospace Boeing Co juga mengatakan bahwa pihaknya akan menginvestasikan US$ 300 juta untuk pelatihan tenaga kerja dan peningkatan fasilitas bagi karyawan karena dipangkasnya pajak.

Para senator dari Partai Republik, Juru Bicara Parlemen Paul Ryan, dan Trump memuji pengumuman tersebut.

“Dalam beberapa jam setelah melewati #taxreform, kami sudah melihat bahwa perusahaan berencana untuk memberikan bonus kepada karyawan mereka dan berinvestasi lebih banyak di AS,” kata Senator Shelley Moore Capito dari West Virginia di Twitter.

Demokrat, yang menentang rencana tersebut, tidak memberikan komentar selamat. Pemimpin Demokrat Senat Charles Schumer dari New York mengkritik AT&T.

“AT&T perusahaan besar AS, tarif pajak mereka selama 10 tahun terakhir hanya 8%, dan mereka memangkas 80.000 karyawan,” katanya.

AT&T sedang dalam proses mengakuisisi Time Warner Inc senilai US$ 85,4 miliar, namun Departemen Kehakiman AS telah menggugat AT&T untuk membatalkan kesepakatan tersebut, dengan mengatakan bahwa hal itu dapat menghambat pengembangan video online.

Post Terkait