OSO Securities: IHSG Diprediksi Menguat ke 6.099

Pada perdagangan kemarin (22/11), IHSG ditutup dengan rekor tertinggi baru dengan menguat 0.63% ke level 6,069.79. Delapan dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam teritori positif, dimana sektor aneka industri dan pertambangan memimpin kenaikan masing-masing 3.27% dan 1.60%.

Kenaikan IHSG sejalan dengan penguatan mayoritas bursa saham global, dimana sentimen dari luar negeri mendominasi pergerakan indeks. Sentimen tersebut datang dari Amerika serikat yang akhirnya mengambil keputusan untuk memasukkan Korea Utara kedalam daftar “Negara Teroris”.

Pelaku pasar merespon positif hal ini sebagai langkah awal yang baik menuju kestabilan geopolik di semenanjung Korea Utara.

Selain itu, katalis positif lainnya juga datang dari pelaku pasar asing yang membukukan aksi beli bersih (netbuy) senilai Rp 1.14 triliun. Nilai tukar Rupiah terapresiasi sebesar 0.04% ke level Rp 13,523.

Sementara itu, mayoritas indeks utama AS ditutup melemah pada perdagangan semalam (22/11). Indeks Dow Jones turun % ke level, S&P melemah % ke level, dan Nasdaq naik tipis % ke level.

Pelaku pasar mengamati hasil pertemuan Federal Reserve yang mempertegas kemungkinan besar adanya kenaikan suku bunga jangka pendek ditengah keraguan atas tingkat inflasi AS.

Ketua Federal Reserve Janet Yellen memperingatkan adanya potensi pelemahan inflasi yang dapat berlanjut hingga tahun depan. Suku bunga The Fed diperkirakan naik satu kali lagi di tahun 2017 dan tiga kali kenaikan di tahun 2018.

Adapun beberapa data ekonomi AS yang rilis diantaranya Durable goods order bulan Oktober turun -0.8% (MoM) dibawah ekspektasi yang diperkirakan tumbuh sebesar 0.4% (MoM), Michigan Inflation Ekspectation Final bulan November sebesar 2.5% melambat di bawah data konsensus sebesar 2.6%.

Initial jobless claim per 08 November sebanyak 239 ribu dari sebelumnya 252 ribu.

IHSG kembali ditutup menguat sebesar 0.63% setelah sempat koreksi ke level 6,008. IHSG diperkirakan melanjutkan trend penguatan ke level resistance terdekat di level 6,098 yang didukung oleh RSI, Stochastic kembali bergerak bullish dan MACD histogram bergerak kembali ke arah positif serta adanya peningkatan volume.

Hari ini IHSG diperkirakan bergerak menguat di kisaran 6,033-6,099.

Post Terkait