Nihil Korban Penipuan CPNS Tahap I, BKN: Terbantu Aktifnya Masyarakat

Pemerintah telah mengumumkan hasil seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017 untuk lowongan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) serta Mahkamah Agung (MA). Pada penerimaan gelombang pertama itu banyak ditemukan kartu peserta palsu yang diadukan oleh peserta.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Media dan Antar Lembaga Biro Humas BKN Diah Eka Palupi mengatakan meskipun banyak ditemukan laporan, namun tidak sampai ditemukan peserta CPNS yang mengalami penipuan uang. Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari peran aktif peserta yang segera melapor ketika adanya kejanggalan.

Melalui laporan tersebut, pihaknya bisa segera menindaklanjuti laporan dari peserta dengan cepat. Sehingga tidak ada peserta CPNS yang tertipu oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab tersebut.

“Sampai hari ini belum ada kita terbantu oleh masyarakat termasuk aktif informasi yang didapat dengan mengkonfirmasi langsung ke kita. Dan kita bisa langsung clearing apa itu betul atau enggak,” kata Diah saat dihubungi Okezone.

“Kaya kemaren itu mereka (masyarakat) dapat listing nama nama yang engga ada sumbernya. Alasannya itu katanya webnya Kemenkumham itu down akhirnya mereka menyebarkan printout, akhir masyarakat itu di capture dan dikirim ke kita ini bener engga akhirnya bisa kita clearing bahwa pasti harus merujuk kepada yang resmi. Terus juga kita sudah compare dengan data yang dari Kumham yang betul betul asli,” imbuhnya

Belajar dari putaran pertama lanjut Diah, dirinya meminta pada pembukaan CPNS gelombang kedua nanti, masyarakat juga tetap aktif melapor jika mendapat informasi yang tidak resmi. Pasalnya meskipun pihaknya menyediakan tim di lapangan, tapi tidak bisa memantau secara keseluruhan mengenai situasi di lapangan.

“Jadi sebenernya kita minta bantuan masyarakat untuk memberi informasi kekita untuk kita jika ada informasi yang tidak resmi untuk kita compare,” jelasnya.

Post Terkait