Naik Hanya 3%, Laba Bersih Produsen Cleo Capai Rp17,28 Miliar

Perusahaan air minum dalam kemasan, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), membukukan penjualan bersih semester pertama 2017 sebesar Rp285,37 miliar. Angka ini meningkat 12,61% bila dibandingkan dengan penjualan pada periode yang sama tahun sebelumnya Rp253,41 miliar.

CLEO membukukan beban pokok penjualan semester 1-2017 sebesar Rp171,05 miliar. Angka ini justru turun 9,89% dibandingkan dengan beban pokok penjualan pada periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp189,84 miliar.

Dengan beban pokok tersebut, laba bruto CLEO pada semester 1-2017 yakni Rp114,32 miliar. Angkaini lebih besar 79,84% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp63,57 miliar.

CLEO membukukan laba bersih semester pertama tahun ini sebesar Rp17,28 miliar. Angka ini naik tipis 3,12% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp16,75 miliar.

Sukses listing di pasar modal dengan mengantungi dana segar hasil IPO, CLEO mengungkapkan rencana menambah dua pabrik baru. Disebutkan, pabrik emiten produsen kemasan minuman mineral akan dibangun di Ungaran, Jawa Tengah dan Kendari, Sulawesi Tenggara.

Pembangunan satu pabrik tersebut menelan investasi sebesar Rp10 miliarRp20 miliar. Selain menggunakan sebagian dana hasil IPO untuk membiayai pembangunan kedua pabrik itu, perseroan juga membeli mesin-mesin baru.

”Pabrik baru di Ungaran ditargetkan mulai beroperasi sebelum Lebaran. Yang di Kendari setelah lebaran,” kata Direktur Operasional CLEO Eko Susilo.

Disebutkan, satu pabrik bisa menghasilkan minimal 100 juta liter air per tahun atau 5% dari total kapasitas fasilitas produksi milik CLEO. Seluruh pabrik produsen air minum dalam kemasan ini berkapasitas produksi 1,6 miliar liter per tahun.

Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan CLEO Lukas Setio Wongso mengatakan, saat ini perseroan mengoperasikan 19 pabrik dengan 48 jaringan distribusi internal dan 50 jaringan distribusi eksternal.

Perseroan mengungkapkan, penambahan dua pabrik ini sekaligus menjadi strategi CLEO untuk meluaskan jaringan distribusi. Mengejar pertumbuhan bisnisnya, perseroan terus menggenjot bisnis makanan ringan. Perseroan bakal merilis produk terbarunya.

Post Terkait