Naik 20 Poin, IHSG Menuju 6.100

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat didorong aksi beli investor asing. Indeks pun semakin mendekati level 6.100.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini stagnan. Dolar AS berada di posisi Rp 13.527 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.523

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 15,015 poin (0,25%) ke level 6.066,747. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 3,825 poin (0,38%) ke level 1.014,821.

Membuka perdagangan awal pekan, Senin (20/11/2017), IHSG bertambah 20,470 poin (0,34%) ke level 6.072,202. Indeks LQ45 tumbuh 4,520 poin (0,45%) ke level 1.015,516.

Langkah Bank Indonesia (BI) menahan tingkat suku bunga acuan disambut positif oleh investor. Saham-saham perbankan pun melaju cukup kencang. Tak hanya saham sektor perbankan, seluruh saham sektoral pun melaju positif pagi ini.

Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG melaju 19,309 poin (0,32%) ke level 6.071,041. Sementara Indeks LQ45 menanjak 3,686 poin (0,36%) ke level 1.014,682.

Kemarin IHSG gagal mencatatkan rekor penutupan terbaru. Namun IHSG masih berada di zona positif saat menutup perdagangan sore lalu di 6.051.

Indeks saham di AS dan Eropa ditutup turun pada akhir pekan, setelah pernyataan Menkeu AS bahwa RUU Reformasi Pajak baru akan diserahkan kepada Presiden Trump menjelang liburan akhir tahun, atau lebih lambat dari harapan pasar.

Berbeda dengan IHSG, bursa-bursa Asia pagi ini kompak melemah. Sentimen ini bisa terasa ke lantai bursa RI.

Berikut situasi di bursa regional pagi hari ini:
Indeks Nikkei 225 menurun 142,30 poin (0,64%) ke level 22.254,50.
Indeks Hang Seng turun 72,68 poin (0,25%) ke level 29.126,36.
Indeks Komposit Shanghai berkurang 40,65 poin (1,20%) ke level 3.342,26.
Indeks Straits Times berkurang 4,44 poin (0,13%) ke level 3.377,94.

Post Terkait